cara mengatasi akun youtube yang dismonetisasi 100% di monetisasi kembali

Di artikel kali ini saya akan berbagi pengalaman saat channel youtube saya pernah kena dismonetisasi. Awalnya saya mulai membuat channel youtube sejak tahun 2017. Dulu sih membuat channel youtube untuk di monetisasi nggak seribet sekarang yang harus minimal 1000 subscriber dan 4000 menit penayangan. Bahkan di tahun 2017 akun saya langsung di monetisasi saat subscriber belum mencapai 1000 subscriber dan langsung bisa mendapatkan uang dari hasil penayangan iklan.

Oke, tanpa panjang lebar
Jadi gini, coba perhatikan gambar dibawah


Sejak Juli 2017 akun youtube saya sudah bisa mendapakan dolar, sedangkan Juli sampai seterusnya dolar hilang begitu saja. Karena akun saya kena dismonetisasi


Email saat akun kena dismonetisasi
(April 2019)








Setelah kena dismonetisasi, saya kaget tentu nya. Karena jalan satu satunya untuk mendapatkan passive income dari youtube hilang begitu saja.


Sebenarnya tidak banyak yang saya lakukan, selain berusaha dan berdoa. 
Saya hanya menghapus beberapa video yang sekiranya ada copyright saja, dan membiarkan video original yang saya buat. Karena saya yakin kalau ada peninjauan kembali, akun saya pasti lolos kembali. Karena channel ini memang isinya video original semua, meskipun ada beberapa yang mengambil dari media sosial seperti instagram untuk saya jadikan konten.

Dan alhamdullilah, akhir bulan september 2019 saya mendapatkan email dari youtube yang isinya kurang lebih channel saya bisa menayangkan iklan kembali / monetisasi.




Cukup lama memang, saya menunggu keputusan dari youtube selama 5 Bulan. Akan tetapi konten original tidak akan menghianati hasil. Hehe

Yang jelas, jangan malu dengan konten original yang dibuat, karena sejelek jeleknya konten yang kita buat sendiri, akan lebih dihargai dari pihak Youtube.


 Yang mau bersilaturahmi, ini channel youtube saya

https://youtu.be/xSSnr0Iyz6Y

Belum ada Komentar untuk "cara mengatasi akun youtube yang dismonetisasi 100% di monetisasi kembali"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel